SAP Indonesia vs SAP Partner:
Bagi banyak perusahaan yang sedang mengevaluasi sistem ERP seperti SAP Business One atau SAP S/4HANA Cloud, muncul pertanyaan umum: Apa sebenarnya perbedaan antara SAP Indonesia dan SAP Partner?
Walaupun keduanya terkait erat, peran dan fungsi masing-masing sangat berbeda. Memahami perbedaan ini penting agar Anda dapat memilih jalur implementasi yang tepat sesuai kebutuhan bisnis.
Daftar Isi
- Apa Itu SAP Indonesia?
- Apa Peran SAP Indonesia?
- Apa yang Tidak Dilakukan SAP Indonesia?
- Apa Itu SAP Partner?
- Apa Peran SAP Partner?
- Apa yang Tidak Dilakukan SAP Partner?
- Mengapa Perusahaan Lebih Banyak Memilih SAP Partner Resmi?
- Perbandingan SAP Indonesia vs SAP Partner
- FAQ: Perbedaan SAP Indonesia dan SAP Partner
1. Apa Itu SAP Indonesia?
SAP Indonesia adalah kantor perwakilan resmi SAP SE (Jerman) yang beroperasi di Indonesia. SAP Indonesia bertanggung jawab memastikan seluruh aktivitas, produk, lisensi, dan partner SAP berjalan sesuai standar global SAP.
Kehadiran SAP Indonesia memastikan pelanggan dan partner memiliki dukungan strategis, legal, serta akses langsung terhadap ekosistem SAP global.
2. Apa Peran SAP Indonesia?
SAP Indonesia berfokus pada hal-hal strategis dan administratif, bukan implementasi teknis.
Peran utama SAP Indonesia meliputi:
- Mengelola lisensi SAP secara resmi di Indonesia
- Menetapkan kebijakan, regulasi, dan compliance solusi SAP
- Membangun ekosistem partner resmi SAP
- Menyediakan roadmap produk dan pembaruan teknologi
- Mendukung enterprise-level engagement dengan perusahaan besar
- Memastikan kualitas layanan dan sertifikasi bagi partner
SAP Indonesia memastikan seluruh engagement SAP di negara ini sesuai standar global SAP.
3. Apa yang Tidak Dilakukan SAP Indonesia?
SAP Indonesia tidak terlibat dalam kegiatan teknis implementasi ERP.
Hal-hal yang tidak dikerjakan SAP Indonesia:
- Tidak melakukan implementasi SAP Business One atau SAP S/4HANA
- Tidak melakukan training pengguna harian
- Tidak menyediakan konsultasi proses bisnis secara langsung
- Tidak melakukan support dan maintenance system
- Tidak melakukan integrasi atau kustomisasi
Semua pekerjaan tersebut diserahkan kepada SAP Partner resmi.
4. Apa Itu SAP Partner?
SAP Partner adalah perusahaan implementator yang mendapat sertifikasi resmi dari SAP. Partner bertugas mengimplementasikan, memasarkan, dan mendukung penggunaan solusi SAP untuk pelanggan di berbagai industri.
Partner bertindak sebagai ujung tombak SAP di lapangan—mereka yang berinteraksi langsung dengan pelanggan dalam semua proses teknis dan operasional.
5. Apa Peran SAP Partner?
SAP Partner bertanggung jawab atas seluruh kegiatan implementasi end-to-end.
Peran SAP Partner meliputi:
- Menjual lisensi SAP (resmi melalui SAP Indonesia)
- Implementasi sistem dari awal hingga go-live
- Business process mapping sesuai kebutuhan perusahaan
- Training pengguna dan pendampingan operasional
- Support harian (onsite / remote)
- Kustomisasi report, modul tambahan, add-on, atau integrasi
- Migrasi data dan pengembangan workflow
Partner adalah pihak yang memastikan sistem berjalan sesuai kebutuhan bisnis.
6. Apa yang Tidak Dilakukan SAP Partner?
SAP Partner memiliki batasan tertentu karena mereka tidak bertindak sebagai kantor pusat SAP.
Partner tidak melakukan:
- Pengembangan produk SAP secara global
- Pembuatan kebijakan dan regulasi SAP
- Penetapan harga lisensi SAP Indonesia secara langsung
- Penerbitan sertifikasi atau akreditasi resmi
Namun untuk semua aktivitas implementasi dan support, SAP Partner adalah pihak yang paling relevan.
7. Mengapa Perusahaan Lebih Banyak Memilih SAP Partner Resmi?
Alasannya:
- Implementasi lebih cepat & praktis: Partner memahami regulasi dan proses bisnis lokal.
- Support harian lebih responsif Partner dapat onsite dan online dengan cepat sesuai SLA.
- Biaya lebih efisien: Biaya implementasi partner lebih sesuai untuk segmen SMB & mid-market.
- Kustomisasi sesuai kebutuhan industri: Partner dapat membuat add-on untuk manufaktur, distribusi, trading, retail, F&B, dan lainnya.
- Paham tantangan bisnis Indonesia: Mulai dari pajak, barcode system, WMS, produksi, hingga integrasi marketplace.
Sebagian besar bisnis di Indonesia—khususnya kelas SMB hingga Mid-Market—lebih memilih bekerja sama dengan SAP Partner.
Berikut tabel perbandingan yang memudahkan Anda memahami peran masing-masing:
| Aspek | SAP Indonesia | SAP Partner |
|---|---|---|
| Status | Kantor resmi SAP global | Perusahaan implementator resmi |
| Menjual lisensi | ✔ Ya | ✔ Ya (melalui SAP Indonesia) |
| Implementasi | ❌ Tidak | ✔ Ya |
| Support harian | ❌ Tidak | ✔ Ya |
| Kustomisasi lokal | ❌ Tidak | ✔ Ya |
| Cocok untuk | Enterprise besar | SMB – Mid Market |
FAQ: Perbedaan SAP Indonesia dan SAP Partner
1. Apakah lisensi yang dijual SAP Partner resmi?
Ya. Semua lisensi dari SAP Partner adalah resmi, karena tetap diproses melalui SAP Indonesia.
2. Mengapa SAP tidak mengerjakan implementasi langsung?
Karena SAP Indonesia fokus pada strategi global, pengembangan produk, dan governance. Implementasi dilakukan oleh partner bersertifikasi.
3. Mana yang lebih cocok untuk perusahaan saya?
Jika Anda SMB / mid-market, SAP Partner adalah pilihan terbaik karena lebih cepat, fleksibel, dan ekonomis.
4. Siapa yang memberikan support harian?
Support dilakukan oleh SAP Partner sesuai SLA yang disepakati.
5. Apakah SAP Partner bisa kustomisasi?
Ya. Partner mampu membuat integrasi, laporan tambahan, hingga add-on khusus sesuai kebutuhan industri.
